Natural Born Bitch
Kemarin pagi mama telepon, cuma mau bilang kalau sebaiknya lebaran tahun iniĀ gue di Indonesia aja kecuali kalau gue mau stay sama mama sampai awal November nanti. Sempet bingung banget soalnya adik terSIALku kan ulang tahun bulan depan dan itu artinya gue nggak bisa ada di hari ulang tahunnya. Sedih banget, bingung juga mau ngomongnya gimana biar sama-sama enak ke kitanya tapi untungnya Senny ini orang yang sangat bijak dan pengertian jadi dia bisa menerima ketidakbisaan gue berada di hari ulang tahunnya dengan baik meskipun gue tahu banget kalau dia pasti ngerasa sedih (I know you’ll be missing me, hon!)
Ada hal yang nggak banget waktu mama telepon karena adik gue, Zhendy mau tunangan (itu alasan gue kenapa harus stay sama mama sampai NOvember nanti) dan mama lagi-lagi tanya-tanya urusan pernikahan gue, mulai dari kapan gue married sampai menceramahi gue tentang harus segera mengambil keputusan untuk married mengingat umur gue yang katanya udah lebih dari cukup (mom, please deh… I’m still 25 gitu!)
Seudah teleponan sama mama, gue memutuskan untuk jalan, shopping sendirian, menghabiskan uang gue untuk beli kemeja Guess, T-shirt Giordano, plus sepatu baru di VNC – barang-barang yang sebenarnya nggak berguna sama sekali dan cuma berfungsi sebagai pemenuh napsu belanja gue aja
Waktu pulang gue udah liat Senny dalam keadaan nggak banget,pantesan tadi selama di jalan gue ngerasa nggak enak feeling ternyata sesuatu yang buruk telah terjadi pada pasangan kumpul keboku ini. Sempet bingung juga harus ngapain karena kalau Senny lagi bete itu pertanda para manusia sebaiknya bubar jalan saja dan untungnya ada…. BLOG.
Iya, blog! Nggak nyangka banget kalau ternyata BLOG sangat berguna untuk mencari tahu tentang seseorang. Ternyata, internet adalah penemuan paling canggih dan nggak cuma berguna untuk lihat-lihat katalog belanja doang.
Baca-baca blog-nya dan akhirnya gue menemukan apa yang terjadi sama Senny. Dia (lagi-lagi) mengalami pelecehan seksual. Mikir-mikir dulu harus ngomong apa karena Senny adalah orang yang sangat complicated dan sangat bebal sampai akhirnya gue menemukan inspirasi untuk melakukan sesuatu.
So here we are…
Dua wanita stress dan depresi, terdampar dalam sebuah tempat yang buka sampai subuh. Bitching about everything. Menyumpah dengan segala kata makian yang kami punya mulai dari bahasa Sunda, bahasa Indonesia, bahasa iNggris, dan bahasa Prancis untuk gue. Membenci diri sendiri dan orang-orang di sekitar kami. Tertawa-tawa nggak jelas. Berbicara hal yang serius. Sampai akhirnya kita merasa bosan dan memutuskan untuk pulang.
Masalah selesai?
No!
Case not closed yet but at least we feel better, much more better.
And in the end I made my conclusion about my life.
And now I’m ready to face the truth.
They said being mature is all about face your own feeling and take the risk and I guess…, getting 26 next year will makes me being mature. A natural mature born bitch.
-
Archives
- September 2008 (8)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS